Senin, 17 Januari 2011
Jumat, 14 Januari 2011
Ungu- Dirimu Satu
i will always love you kekasihku
dalam hidupku hanya dirimu satu
i will always need you cintaku
selamanya takkan pernah terganti
dalam hidupku hanya dirimu satu
i will always need you cintaku
selamanya takkan pernah terganti
ku mau menjadi yang terakhir untukmu
ku mau menjadi mimpi indahmu
ku mau menjadi mimpi indahmu
cintai aku dengan hatimu
seperti aku mencintaimu
sayangi aku dengan kasihmu
seperti aku menyayangimu
i will be the last for you
and you will be the last for me
seperti aku mencintaimu
sayangi aku dengan kasihmu
seperti aku menyayangimu
i will be the last for you
and you will be the last for me
i will always love you kekasihku
dalam hidupku hanya dirimu satu
dalam hidupku hanya dirimu satu
ku mau menjadi yang terakhir untukmu
ku mau menjadi mimpi indahmu
ku mau menjadi mimpi indahmu
cintai aku dengan hatimu
seperti aku mencintaimu
sayangi aku dengan kasihmu
seperti aku menyayangimu
i will be the last for you
and you will be the last for me
i will be the last for you
and you will be the last for me
seperti aku mencintaimu
sayangi aku dengan kasihmu
seperti aku menyayangimu
i will be the last for you
and you will be the last for me
i will be the last for you
and you will be the last for me
Minggu, 09 Januari 2011
Kebencian Hari Ini, Petaka Esok Hari
percayakah anda, sebuah dendam dan kebencian yang ditebar hari ini membuahkan celaka bagi generasi mendatang? Mari kita tengok. Berapa sering kita mendengar banyaknya korban akibat ranjau yang ditanam saat perang puluhan tahun silam. Di Rusia, Cina, Kolombia, Kamboja, Jenewa, Irak, Afganistan, negara-negara Afrika, dan lain-lain.
Ranjau-ranjau itu adalah sisa-sisa amarah, bekas-bekas angkara, dan jejak-jejak amuk, dan bekas-bekas kebencian. Kebencian atas penindasan dan ketidak adilan. Kebencian akan perilaku adikuasa.
Kita tak pernah tahu kapan semua itu akan tersapu bersih. Meski damai telah dijabattangankan, siapa bisa menjamin tak ada penyesalan di kemudian hari? Betapa mahalnya sebuah kebencian.
Hal ini mengajarkan pada kita untuk tidak hanya mempertimbangkan apa yang terjadi pada esok hari akibat perbuatan kita hari ini. Ketika kita membenci sesuatu, maka kebencian itu akan beranak pinak, dan akan kembali kepada kita sebesar kebencian yang kita tebarkan.
Mari tanyakan pada diri sendiri, buat apa kebencian ini? Adakah manfaatnya? Adakah akibat diesok hari buat diri kita dan anak cucu kita? Adakah jalan yang lebih baik? Karena ranjau-ranjau kebencian itu akan melukai orang yang membenci, juga orang yang dibenci. Dua-duanya sama-sama terluka.
Namun ada yang harus digaris bawahi, bahwa kebencian tidaklah sama dengan ketegasan sikap dalam menegakkan aturan dan batas-batas norma kehidupan. Kebencian lebih condong mengarah pada subjek, sedang ketegasan lebih mengacu pada perilaku dan perbuatan.
Semakin jauh kita memandang ke depan, semestinya semakin besar nilai perbuatan kita hari ini bagi kemanusiaan. Semakin berhati-hati dalam menentukan langkah dalam bertindak.
So guys,, jangan pernah suka membenci,,,,,,,,,,
Ranjau-ranjau itu adalah sisa-sisa amarah, bekas-bekas angkara, dan jejak-jejak amuk, dan bekas-bekas kebencian. Kebencian atas penindasan dan ketidak adilan. Kebencian akan perilaku adikuasa.
Kita tak pernah tahu kapan semua itu akan tersapu bersih. Meski damai telah dijabattangankan, siapa bisa menjamin tak ada penyesalan di kemudian hari? Betapa mahalnya sebuah kebencian.
Hal ini mengajarkan pada kita untuk tidak hanya mempertimbangkan apa yang terjadi pada esok hari akibat perbuatan kita hari ini. Ketika kita membenci sesuatu, maka kebencian itu akan beranak pinak, dan akan kembali kepada kita sebesar kebencian yang kita tebarkan.
Mari tanyakan pada diri sendiri, buat apa kebencian ini? Adakah manfaatnya? Adakah akibat diesok hari buat diri kita dan anak cucu kita? Adakah jalan yang lebih baik? Karena ranjau-ranjau kebencian itu akan melukai orang yang membenci, juga orang yang dibenci. Dua-duanya sama-sama terluka.
Namun ada yang harus digaris bawahi, bahwa kebencian tidaklah sama dengan ketegasan sikap dalam menegakkan aturan dan batas-batas norma kehidupan. Kebencian lebih condong mengarah pada subjek, sedang ketegasan lebih mengacu pada perilaku dan perbuatan.
Semakin jauh kita memandang ke depan, semestinya semakin besar nilai perbuatan kita hari ini bagi kemanusiaan. Semakin berhati-hati dalam menentukan langkah dalam bertindak.
So guys,, jangan pernah suka membenci,,,,,,,,,,
Jumat, 07 Januari 2011
Lyric lagu Aku yang tersayang by Mizta D feat Armada
oh hari berlalu bersama bayangmu semakin tak menentu
perasaan yang mengganggu ada pada hatiku
menjadi belenggu tiap hari dalam diriku
padamu diriku ow ow
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
tak ku pahami dari seribu satu wanita
yang pernah ku singgahi hatinya
cinta ini hanya padamu hanya padamu
hanya padamu hanya padamu
ku sadar bahwa ku tak berani tuk ungkapan isi hati ini
maka ku minta kau kali ini 'tuk dengarkanlah
dengarkanlah dengarkanlah oh dengarkanlah
gunung ku daki, lautpun 'kan ku seberangi
(dengarkanlah oh dengarkanlah)
hingga ku miliki engkau pujaan hati
oh ku coba berbagai cara untuk melupakanmu
namun kau selalu datang menghantui diriku
wajah dan pesonamu membuat aku tersipu
apakah dia milikku uh aw
walaupun ku hanya menerima cerita indah ini darimu
tapi ku 'kan selalu ada hanya untukmu
hanya untukmu hanya untukmu hanya untukmu
bila kau izinkan cintaku bersemi di hatimu
apapun yang kau pinta ku bersumpah
'kan ku berikan hanya untukmu
'kan ku berikan hanya untukmu
gunung ku daki, lautpun 'kan ku seberangi
(dengarkanlah oh dengarkanlah)
hingga ku miliki engkau pujaan hati
untuk yang tersayang
ku sanjung dirimu setiap hari
ku nanti dirimu bagai bidadari yang turun ke hati
ku persembahkan cinta suci
seribu pulau 'kan ku arungi
hanya untuk engkau sang dewi
gunung ku daki, lautpun 'kan ku seberangi
hingga ku miliki engkau pujaan hati
(hanya padamu, hanya padamu)
gunung ku daki, lautpun 'kan ku seberangi
(dengarkanlah oh dengarkanlah)
hingga ku miliki engkau pujaan hati
(hanya padamu, hanya padamu)
perasaan yang mengganggu ada pada hatiku
menjadi belenggu tiap hari dalam diriku
padamu diriku ow ow
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
tak ku pahami dari seribu satu wanita
yang pernah ku singgahi hatinya
cinta ini hanya padamu hanya padamu
hanya padamu hanya padamu
ku sadar bahwa ku tak berani tuk ungkapan isi hati ini
maka ku minta kau kali ini 'tuk dengarkanlah
dengarkanlah dengarkanlah oh dengarkanlah
gunung ku daki, lautpun 'kan ku seberangi
(dengarkanlah oh dengarkanlah)
hingga ku miliki engkau pujaan hati
oh ku coba berbagai cara untuk melupakanmu
namun kau selalu datang menghantui diriku
wajah dan pesonamu membuat aku tersipu
apakah dia milikku uh aw
walaupun ku hanya menerima cerita indah ini darimu
tapi ku 'kan selalu ada hanya untukmu
hanya untukmu hanya untukmu hanya untukmu
bila kau izinkan cintaku bersemi di hatimu
apapun yang kau pinta ku bersumpah
'kan ku berikan hanya untukmu
'kan ku berikan hanya untukmu
gunung ku daki, lautpun 'kan ku seberangi
(dengarkanlah oh dengarkanlah)
hingga ku miliki engkau pujaan hati
untuk yang tersayang
ku sanjung dirimu setiap hari
ku nanti dirimu bagai bidadari yang turun ke hati
ku persembahkan cinta suci
seribu pulau 'kan ku arungi
hanya untuk engkau sang dewi
gunung ku daki, lautpun 'kan ku seberangi
hingga ku miliki engkau pujaan hati
(hanya padamu, hanya padamu)
gunung ku daki, lautpun 'kan ku seberangi
(dengarkanlah oh dengarkanlah)
hingga ku miliki engkau pujaan hati
(hanya padamu, hanya padamu)
Langganan:
Postingan (Atom)




